Produk UMKM Rutan Kelas I Medan Raih Capaian Penjualan Ribuan Unit Sepanjang Tahun, Dukung Program Akselerasi Pemasyarakatan

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Senin, 20 Oktober 2025 - 21:50 WIB

5044 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan – Program pembinaan kemandirian di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan menunjukkan hasil yang sangat membanggakan. Selama satu tahun terakhir, berbagai produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hasil karya warga binaan berhasil menembus angka penjualan yang signifikan.

Capaian ini merupakan bukti nyata keberhasilan program pembinaan yang dijalankan di bawah koordinasi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan serta sejalan dengan program akselerasi yang digagas oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Agus Andrianto.

Beragam produk hasil karya warga binaan tersebut meliputi berbagai sektor usaha, di antaranya produksi tas dan handbag yang terjual sebanyak 323 pcs, sandal 1.084 pcs, kerajinan tangan 212 pcs, konveksi 118 pcs, lukisan 10 pcs, meubel 105 buah, ikan teri olahan 151 pcs, berbagai jenis keripik 61 pcs, roti sebanyak 4.324 pcs, serta paving blok mencapai 10.000 keping.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Capaian luar biasa ini tidak terlepas dari komitmen Rutan Kelas I Medan dalam melaksanakan pembinaan kemandirian yang berorientasi pada pengembangan keterampilan, kemandirian ekonomi, dan pemberdayaan warga binaan. Melalui berbagai unit kegiatan kerja seperti bengkel kerja, dapur roti, konveksi, pertukangan, hingga produksi olahan pangan, warga binaan dibimbing untuk menghasilkan produk bernilai jual yang diminati masyarakat.

Kepala Rutan Kelas I Medan, Andi Surya menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi yang baik antara warga binaan, petugas pembinaan, serta pihak-pihak eksternal yang mendukung pemasaran produk UMKM Rutan.

“Kami terus berupaya agar setiap warga binaan memperoleh kesempatan untuk mengasah keterampilan yang bermanfaat dan produktif. Hasil penjualan ini menjadi motivasi bagi kami untuk meningkatkan kualitas produk sekaligus menyiapkan warga binaan agar siap kembali ke masyarakat dengan bekal keahlian yang nyata,” ujarnya.

Program pembinaan kemandirian ini juga memberikan dampak positif secara ekonomi bagi warga binaan. Tercatat penerimaan PNBP pada tahun ini sebanyak Rp. 28.500.000.-. Setiap warga binaan yang terlibat dalam kegiatan produksi juga memperoleh upah berupa premi yang disimpan dalam rekening tabungan masing-masing. Dengan demikian, setelah mereka bebas, tabungan tersebut dapat digunakan sebagai modal awal untuk melanjutkan usaha mandiri di luar Rutan.

Selain berperan dalam peningkatan kesejahteraan warga binaan, program ini juga menjadi bagian dari strategi besar Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam mewujudkan transformasi pembinaan yang produktif, inovatif, dan berkelanjutan. Melalui pendekatan ini, Rutan Kelas I Medan tidak hanya menjadi tempat pembinaan, tetapi juga pusat pelatihan kerja dan wirausaha yang berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi kreatif di masyarakat.

Dengan semangat mendukung program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Bapak Agus Andrianto, Rutan Kelas I Medan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan daya saing produk hasil karya warga binaan. Harapannya, produk-produk UMKM Rutan Medan tidak hanya dikenal di tingkat lokal, tetapi juga mampu menembus pasar nasional dan menjadi contoh keberhasilan pembinaan yang produktif di lingkungan pemasyarakatan Indonesia.(AVID/rel)

#pemasyarakatanpastibermanfaat
#pemasyarakatansumut
#kemenimipas
#ditjenpas
#pemasyarakatan
#infoimipas
#rutanmedan
#rutan1medan

RAGUSTA BERSERI
BERSIH, SEHAT, RAPI DAN INDAH

Berita Terkait

Samsuri, S.Pd.I., M.A. Terima Amanah Nasional sebagai Calon Presiden RI melalui Deklarasi Resmi PCN
GARNIZUN Kecam Keras Kasus Narkoba Oknum Kasat Narkoba Bima, Desak Hukuman Seumur Hidup dan Pecat Tanpa Ampun
Warga Binaan dan Petugas Rutan Tarutung Jalani Tes Urine Mendadak
Justitia Law Community Mendesak Pemerintah Pusat Menetapkan Bencana di Sumatera sebagai Bencana Nasional
Resmi Sandang Gelar Doktor, Hendrik Sitompul Diwisuda Rektor Universitas Brawijaya Malang
Semarak HUT ke-62, Korem 083/Baladhika Jaya Ajak Prajurit Berbagi Melalui Donor Darah
Sudah Dilaporkan Sejak September 2025, Kasus Pencabulan Anak Usia 9 Tahun Belum Juga Berprogres di Polrestabes Medan
Langkah Mulia Polisi, Antar Anak Wartawan Raih Mimpi Jadi Sarjana

Berita Terkait

Kamis, 19 Februari 2026 - 05:46 WIB

Lapas Kelas IIA Sibolga Gelar Bakti Sosial Bersih-Bersih Masjid Nurul Iman Sambut Ramadhan 1447 H

Rabu, 18 Februari 2026 - 22:44 WIB

Implementasi 15 Program Aksi Menteri Imipas RI, Karutan Tarutung Pimpin Gotong Royong Bersihkan Masjid Sambut Ramadan 1447 H

Rabu, 18 Februari 2026 - 10:57 WIB

Lapas Kelas IIA Binjai Bersih-Bersih Mushola Al Ikhlas Sambut Ramadan 1447 H, Kalapas Wawan Irawan Pimpin Langsung Jajaran

Sabtu, 14 Februari 2026 - 22:59 WIB

Marhaban Ya Ramadhan, GM FKPPI 0201 Medan Gelar Punggahan Sambut Ramadhan 1447 H

Jumat, 13 Februari 2026 - 10:49 WIB

Penandatanganan Kerja Sama Lapas Kelas I Medan dan Yayasan Pelita Kasih Harapan Baru, Perkuat Program Bible Group Study

Jumat, 13 Februari 2026 - 09:29 WIB

Lapas Binjai Ikuti Arahan Kakanwil Ditjenpas Sumut Perkuat Keamanan dan Pembinaan Keagamaan

Kamis, 12 Februari 2026 - 20:08 WIB

Hari Ini Dibuka: PalmCo Sediakan 1.000 Lebih Kursi Mudik Gratis Lebaran 2026, Utamakan Kelompok Rentan

Kamis, 12 Februari 2026 - 19:38 WIB

Kakanwil Ditjenpas Sumut Berikan Arahan Menyambut Bulan Suci Ramadhan

Berita Terbaru